Menjaga Berkat

Menjaga Berkat

Wah gak terasa sudah memasuki bulan yang ketiga, udah lama saya tidak update diblog ini. Oke kali ini saya ingin membagikan kepada saudara-saudara bagaimana menjaga berkat yang udah diberikan Tuhan kepada kita.

Saudara yang terkasih, anda pasti sudah mengetahui apa itu paskah, nah memasuki bulan yang keempat ini kita akan merayakan yang namanya paskah, dimana Tuhan telah memberikan berkatNya atas kita dan juga ngingatkan kembali tentang kasihNya kepada kita yaitu dengan membebaskan bangsa Israel dari tanah perbudakan mesir dan juga Ia telah memberikan anak sulungnya untuk membebaskan kita dari dosa, sehingga kita yang dulunya adalah seorang budak diubah menjadi raja dan kita yang dulunya miskin diubah menjadi kaya. Nah yang menjadi pertanyaannya, bagaimana cara kita harus menjaga berkat yang sudah diberikan Tuhan kepada kita ?

1.      Bangun Rumah Tuhan
Kanapa kita harus membangun rumah Tuhan ?
a.      Supaya Tuhan tidak muak melihat kita dan kita tidak lagi menjadi budak
(Imamat 26:11-13) dikatakan:
"Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu. Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku. Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."

Tidak semua orang diberi kesempatan untuk membangun rumah Tuhan hanya orang-orang terobsesi dan terdorong hatinya yang diberi kesempatan untuk membangunnya.
(Keluaran 25:1-2) dikatakan :
"Berfirmanlah TUHAN kepada Musa : Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu" dan juga dikatakan dalam (Mazmur 127:1) "Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Jadi kalau bukan Tuhan yang menjadi dasar dari pembangunan rumah kita, kita tidak bisa menjamin kalau rumah itu akan kokoh dan kuat. Maka tempatkanlah Tuhan sebagai dasar dari rumah kita".

Mari kita lihat dari kehidupan Daud walaupun dia sudah diberkati tetapi dia tidak pernah lupa akan Tuhan, dia selalu menempatkan Tuhan itu nomor 1 dalam kehidupannya, ia rindu membangun tempat kediaman Tuhan (Maz 84:11) dikatakan : "Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik". Sehingga Tuhanpun berkenan atas kehidupannya daud.

b.       Tuhan akan menyediakan kunci dari surga
Jika kita membangun rumah Tuhan maka Tuhanpun akan memberikan kunci berkatnya kepada kita, dalam (Matius 16:19) dikatakan : "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Jadi saudara-saudara jika kita melepaskan harta kita dibumi maka Tuhanpun tidak akan segan-segan untuk melepaskan hartanya disurga kepada kita. Mari katakan Amin.

2.      Lakukan pelayanan kemanusiaan untuk orang-orang miskin (Ulangan 24:17-22)
Kenapa kita harus melakukan pelayanan ini ?
Kita melakukan pelayanan kemanusiaan bukan berarti karna kita mampu atau mempunyai uang banyak, tetapi kita melakukan pelayanan ini agar :

a.      Mengingatkan kita kembali bahwa kita dulunya adalah seorang budak
(Ulangan 6:20-21) dikatakan: "Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN Allah kita? maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat".

Kita melihat Allah kita yang begitu mengasihi kita yang telah menolong kita dengan tangan kuatnya dari tanah perbudakan dan juga telah membebaskan kita dari kemiskinan dan Dia tidak pernah membiarkan kita kekurangan. Kenapa kita tidak mencontoh pribadi seperti Bapa kita yaitu mengasihi kita dengan tanpa pamrih, Tuhan melakukan semua itu pada kita agar kitapun juga melakukannya kepada sesama kita, lakukanlah semua itu seperti kamu melakukannya kepada Tuhan, seperti tertulis dalam (Amsal 19:17) : "Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu". Maka layanilah saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan kita, dan lakukanlah semuanya itu untuk Tuhan.

b.      Karna kitapun lahir kedunia ini dengan telanjang dan tidak membawa apa-apa.
Jadi jika kita saat ini mempunyai harta dan sudah diberkati ingatlah semua itu berasal dari Tuhan. Jangan pernah mengatakan kalau semua yang kamu dapatkan oleh karna kekuatanmu sendiri, ingatlah semua itu kamu peroleh karna ada campur tangan Tuhan didalamnya.
             
Amsal 3:9-1 dikatakan “Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah–limpah dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya" Jadi saudara yang terkasih Muliakanlah Tuhan dengan hartamu, saat ini kita sedang membangun rumah Tuhan yang ada di Sumatera Resort tepatnya di jl. jamin ginting simpang selayang, mari bersama-sama kita membangunnya sampai pembangunan rumah Tuhan ini selesai, maka kita akan melihat tangan Tuhan bekerja dalam kehidupan kita dengan caranya yang ajaib, bukankah Allah yang kita kenal adalah JEHOVAH JIREH yang menyediakan segalanya dan juga Allah yang penuh kasih yang mengasihi kita tanpa pamrih dan tanpa menuntut imbalan...! mari bagi kita yang percaya kita katakan Amin..
Terimakasih Tuhan Yesus memberkati. Shalom…. 


By. Esteria Siahaan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar