Family Altar


“Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.” 
(Yesaya 54: 2-3)

Firman Tuhan dalam Yesaya 54:2-3 mengilustrasikan dari kemah yang sama, dibentangkan dengan bantuan tali-tali yang lebih panjang. Bentuk kemah yang seperti ini memerlukan patok-patok kemah yang benar-benar kokoh. Bentuk kemah ini dapat menampung lebih banyak orang. Tenda adalah gambaran dari Gereja. Patok adalah gambaran dari kelompok-kelompok FA.

Sudahkah anda bergabung dalam FA…?
Family Altar (FA) adalah sel group dalam gereja yang berfungsi dalam Penggembalaan Jemaat. FA adalah suatu komunitas, yaitu suatu bentuk kehidupan dimana pribadi-pribadi yang hidup saling berhubungan satu dengan yang lain. Yang dimaksud dengan komunitas disini adalah keluarga, karena manusia diciptakan untuk hidup dalam keluarga. 

Kenapa kita harus masuk dalam FA..?
Tujuan kita masuk dalam FA adalah agar kita mendapatkan apa yang tidak kita dapatkan dalam kebaktian minggu. Karena jemaat tidak mungkin semuanya dikenal secara pribadi oleh Gembala Sidang karena jumlahnya yang begitu besar. Didalam FA kita dapat dikenal secara pribadi dan menjalin kekeluargaan. Selain itu juga didalam FA kita dapat belajar bagaimana melayani dengan baik dan menggali talenta yang kita miliki.

Apa-apa saja yang tidak kita dapatkan dalam kebaktian minggu…?
  1. Jemaat tidak mungkin semuanya dikenal secara pribadi oleh Gembala Sidang, padahal penggembalaan adalah mengenal domba-domba dengan teliti. (Yoh 10:14)
  2. Jemaat tidak mungkin dijaga semuanya satu persatu oleh Gembala Sidang, padahal penggembalaan adalah penjagaan hidup dan perlindungan rohani. (Kis 20:28)
  3. Jemaat membutuhkan konseling / orang tua rohani, tidak mungkin Gembala Sidang melakukan semuanya (I Tes 2:7,11-12)
  4. Jemaat yang sakit / dalam kesusahan tidak mungkin semuanya mendapat kunjungan pribadi Gembala Sidang.
  5. Jemaat tidak bisa saling mengenal akrab bila hanya hadir dalam ibadah raya saja. 
Sudahkah anda digembalakan... :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar